Bangkitnya
objek wisata baru untuk Bengkulu
Bengkulu
merupakan tempat destinasi yang indah yang dapat memanjakan para wisatawan
dengan pesona alam dan peninggalan sejarah yang sangat kental mulai dari
bagunan tua hingga tempat-tempat destinasi alam yang sangat menakjubkan. Namun
lambat laun destinasi yang menjadi bintangnya kota Bengkulu kini sudah menjadi
redup seiring berjalannya waktu. Apabila masyarakat luar provinsi kota Bengkulu
pasti lah akan mengunjungi setiap destinasi yang disuguhkan provinsi Benkulu.
Apa yang menjadi kendala sehingga lambat laun kita sudah tak dapat melihat
destinasi yang ada di Bengkulu lenyap seketika tanpa bekas. Inilah yang harus
dibenahi dari pemerintah maupun gubernur provinsi Bengkulu supaya dapat
mengembalikan kejayaan dari setiap
destinasi diprovinsi Bengkulu. Kita lihat saja Kampung Cina atau yang dikenal
dengan Kampung tuanya yang sangat kental dengan sejarah yang mangalir disetiap
sisi dari bangunan yang ada di kampong cina. Kampong cina merupakan salah satu
destinasi yang sangat indah, kampung cina ini merupakan sebuah perkampungan yang banyak
ditempati oleh penduduk yang berasal dari keturunan tionghoa. Tempat ini
merupakan salah satu tempat yang menjadi lokasi wisata bersejarah yang ada di
kota Bengkulu. Lokasi dan Akomodasi Lokasi dari kampung cina di kota Bengkulu
ini, terletak di jalan DI Panjaitan, yaitu di antara jalan ahmad yani, jalan
bencoelen street dan jalan pariwisata, tepatnya tidak jauh dari simpang tiga
diantara ketiga jalan yang telah disebutkan diatas. Untuk menuju ke lokasi
kampung cina ini, kita bisa memilih ingin menggunakan transportasi apa, bisa
menggunakan angkutan umum, dan juga bisa menggunakan kendaraan sendiri. Jika
anda menggunakan kendaraan sendiri, anda bisa dengan mudah menemukan lokasi dari
kampung cina ini, karena letaknya tidak jauh dari pusat kota bengkulu. Jika
anda membawa mobil sendiri, ada baiknya anda datang dari jalan pariwisata,
karena jika anda datang dari jalan pariwisata, anda bisa dengan mudah menemukan
lokasi dari kampung cina ini, anda tinggal lurus saja mengikuti jalan
pariwisata ini hingga anda menemukan simpang tiga antara jalan pariwisata,
jalan ahmad yani, dan bencoolen street. Setelah anda menemukan simpang tiga
ini, anda harus belok ke kanan atau masuk ke jalan ahmad yani, setelah anda
masuk ke jalan ahmad yani, tidak jauh dari persimpangan tadi, anda akan
menemukan jalan DI Panjaitan.
Nah
di Jalan DI Panjaitan inilah lokasi dari kampung cina ini berada. Namun, jika
anda menggunakan kendaraan umum, anda bisa menggunakan angkutan kota (angkot).
Angkutan kota yang melintasi daerah ini adalah angkutan kota yang berwarna
kuning. Angkot ini akan melintasi daerah lingkar barat, Padang harapan, skip,
padang jati, jalan soeprapto dan terakhir angkot ini akan melintasi kampung
cina. Nah, anda tinggal meminta kepada si supir untuk berhenti di daerah
kampung cina ini.Ongkos yang harus anda keluarkan untuk membayar angkot ini
sebesar Rp 2.000*) Selain angkot, anda juga bisa menggunakan transportasi
lainnya, seperti Ojek, taksi, dan mobil sewaan. Untuk ojek, biasanya akan anda
temui di sekitar komplek-komplek atau perumahan, persimpangan jalan, dan
disekitaran pasar. Untuk ongkos biasanya tergantung kesepakatan anda dengan si
tukang ojek. Sementara untuk taksi, anda bisa menemukan nya di pusat kota atau
di pusat-pusat perbelanjaan di kota bengkulu. Dan untuk jasa mobil sewaan atau
mobil rental, banyak terdapat di kota bengkulu. Tarif nya pun beragam,
tergantung dari jenis mobil dan lama pemakaian yang anda gunakan. Wisata Mungkin,
sebagian wisatawan yang mengunjungi Bengkulu, sudah tau tentang objek wisata
Benteng Marlborough, Nah areal Pemukiman bersejarah yang disebut dengan nama
Kampung Tua Cina ini berlokasi tidak begitu jauh dari lokasi Benteng
Marlborough tersebut, kurang lebih sih mungkin hanya sekitar 190 meter saja
jaraknya, hanya saja letaknya memang agak ke selatan dari Benteng Marlborough
itu. Wilayah atau areal dari Kampung Tua Cina ini memang sudah sejak dulu
menjadi daerah pemukiman masyarakat yang berketurunan tionghoa di kota
Bengkulu, tepatnya sejak masa penjajahan Kolonial Inggris dulu. Di wilayah
Kampung Tua Cina ini juga ada beberapa peninggalan-peninggalan arkeologi, yang
salah satu contohnya adalah Rumah-rumah tempat tinggal masyarakat setempat yang
memiliki arsitektur Cina yang amat khas dan asli. Memang tidak begitu banyak,
kurang lebih hanya ada sekitar 20 buah Rumah tempat tinggal dengan arsitektur
khas Cina di kawasan Kampung Tua Cina ini, umumnya semua rumah unik-unik
tersebut memiliki 2 lantai dengan atap yang melengkung ke atas, dan bentuk
badan Rumahnya juga agak memanjang ke belakang seperti rumah-rumah lama yang
ada di Cina pada umumnya. Seperti hal nya rumah-rumah masyarakat di negeri
cina, rumah-rumah tempat tinggal di sini juga diberi hiasan terawangan yang
biasanya di letakkan di atas jendela-jendela, hiasan terawangan ini juga
memiliki fungsi sebagai ventilasi untuk siklus keluar masuknya udara di rumah
itu,
kebanyakan
rumah dengan arsitektur Cina, pasti memiliki hiasan terawangan seperti itu. Semakin
lama jaman juga semakin berubah, dan tiap-tiap generasi pun memiliki pemikiran
yang berbeda, bangunan lama pun sudah banyak yang bobrok, dan perbaikan demi
perbaikan hampir mengubah bentuk dari rumah-rumah di kawasan Kampung Tua Cina
ini, ya meskipun tidak berubah total, masih ada sebagian yang sudah di
pertahankan keaslian arsitekturnya. Pada masa kejayaannya dulu disinilah Roda
ekonomi yang berputar kencang di kawasan
ini memang terus melambat dan kini bahkan seolah terhenti. Bongkar muat kapal barang
dan arus penumpang yang datang dan pergi dari pelabuhan menjadi pemandangan
sehari-hari. Daerah ini dulunya sangat ramai dengan transaksi besar-besaran dan
membuat daerah ini mejadi pusat kota. Namun hal itu sudah menjadi kenangan
semata, karena banyak dari para penduduk yang mayoritas warga Tioghoa mulai
pulang kekampung halamannya. Sehingga daerah mulai ditinggali penduduknya,
inilah yang menjadi tolak ukur pemerintah agar dapat membangun kembali suasana
yang ada di kampung cina agar menjadi objek wisata yang sangat indah ditambah
lagi daerah ini berdekatan dengan benteng marlborought. Semoga objek wisata ini
dapat menjadi destinasi tambahan terlebih lagi menjadi ikonnya kota Bengkulu.
Komentar
Posting Komentar